Menu

Mode Gelap
Kapan Musim Kemarau 2024? Begini Penjelasan BMKG Kota Semarang Dikepung Banjir Suhartoyo Terpilih Menjadi Ketua Makhamah Konstitusi 2023-2028 Bawaslu: Empat Kabupaten dan Kota di Papua Rawan Tinggi Dalam Pemilu 2024 GBT Siap Gelar Piala Dunia U-17

Ekonomi · 19 Jun 2022 14:40 WIB ·

Santri Digitalpreneur Harus Mampu Lahirkan Talenta Ekonomi Digital


 Talenta-Talenta Ekonomi Digital Diharapkan Lahir Dari Santri Digitalpreneur. (Foto: Kemenparekraf) Perbesar

Talenta-Talenta Ekonomi Digital Diharapkan Lahir Dari Santri Digitalpreneur. (Foto: Kemenparekraf)

JURNALPOST, Tasikmalaya – Santri Digitalpreneur hadir di Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya, Jawa Barat. Para santri diharapkan semakin menguasai ekonomi digital guna mendukung kebangkitan ekonomi dan lapangan kerja.

Menparekraf Sandiaga Uno berharap program Santri Digitalpreneur yang dihadirkan Kementeriannya dapat melahirkan talenta-talenta baru ekonomi digital, guna mendukung kebangkitan ekonomi dan lapangan kerja.

Program Santri Digitalpreneur Indonesia ini berlangsung di Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (18/6/2022). Kemenparekraf menggandeng sejumlah pihak dalam pelaksanaannya, seperti Yayasan Dewa Dewi Indonesia, Pesantren Darunnajah, dan Arus Informasi Santri Nusantara.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk membentuk tatanan ekonomi baru pasca pandemi COVID-19. Keberadaan santri menjadi salah satu elemen penting dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di masa mendatang.

Santri Digitalpreneur Indonesia merupakan program untuk mencetak generasi santri digital yang dapat memproduksi konten-konten digital yang kreatif dan inovatif serta memiliki akhlakul karimah.

“Santri-santri ini akan menjadi pemimpin baik dunia usaha dan sektor pentahelix lainnya,” kata Menparekraf Sandiaga.

Sandiaga mengungkapkan program ini diharapkan bisa menjadi jalan untuk membentuk talenta-talenta baru di sektor ekonomi kreatif, khususnya dari kalangan santri.

“Kita harapkan ini menjadi penyemangat untuk segera bangkit dari sisi ekonomi. Membuka peluang usaha, dan lapangan kerja karena ada sekitar 4,5 juta santri dan 28 ribu pesantren. Jadi kita akan terus roadshow ke beberapa daerah yang kita mulai hari ini di Tasikmalaya. Kita harapkan ini langkah menyiapkan talenta-talenta baru ekonomi digital,” katanya yang dikutip dalam keterangan pers.

Penulis: Sitha Siska
Editor: Enrico R. Nikijuluw

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gaji 5 Juta Kini Kena Pajak?

3 Januari 2023 - 07:14 WIB

Gaji 5 Juta Kini Kena Pajak?

Menko Luhut: Penggunaan Sistim Digitalisasi Pelabuhan Indonesia Akan Lebih Efesien dan Hindari Korupsi

28 Desember 2022 - 14:34 WIB

Digitalisasi Pelabuhan

Dukung Pengembangan Electric Vehicle, Menko Airlangga Dorong Investasi Sektor Industri Otomotif

27 Desember 2022 - 15:56 WIB

Menko Airlangga

Kabupaten Kudus Gelar UMKM Expo Guna Dongkrak Pengembangan Ekonomi Kreatif

19 Desember 2022 - 07:10 WIB

UMKM Ecoprint

Pelaku Usaha IKM Gunungsitoli Dilatih Membuat Keripik Gamumu

12 Desember 2022 - 16:19 WIB

Kripik Gamumu

Citi Bersama Home Credit Dukung Fasilitas Pembiayaan Sosial Senilai 275 Miliar

10 Desember 2022 - 08:15 WIB

Citi Bank Home Credit
Trending di Ekonomi