Menu

Mode Gelap
Suhartoyo Terpilih Menjadi Ketua Makhamah Konstitusi 2023-2028 Bawaslu: Empat Kabupaten dan Kota di Papua Rawan Tinggi Dalam Pemilu 2024 GBT Siap Gelar Piala Dunia U-17 Cacar Monyet (Monkeypox): Penyebab dan Gejalanya! Vaksinasi Cacar Monyet Diprioritaskan Bagi Penderita Homoseksual

Ekonomi · 12 Des 2022 16:19 WIB ·

Pelaku Usaha IKM Gunungsitoli Dilatih Membuat Keripik Gamumu


 Pelaku Usaha IKM Gunungsitoli Dilatih Membuat Keripik Gamumu. (Foto: Kota Gunungsitoli) Perbesar

Pelaku Usaha IKM Gunungsitoli Dilatih Membuat Keripik Gamumu. (Foto: Kota Gunungsitoli)

JURNALPOST – Pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Gunungsitoli dilatih membuat produk Kripik Gamumu yang lebih berkualitas.

Upaya peningkatan pengetahuan itu dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil Menengah Kota Gunnugsitoli di D’Pakar Resto, Kamis (08/12/2022).

Pihak Pemerintah Kota Gunungsitoli memberi perhatian serius akan kegiatan tersebut. Hal itu bertujuan untuk menciptakan produk keripik gamumu yang berciri khas Kota Gunungsitoli.

“Dinas Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil Menengah telah berkordinasi dengan Alfamidi dan Indomaret agar produk lokal kita masuk dalam toko mereka,” ujar Deslawati Zega, SH., M.Si Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Menurutnya para pelaku usaha di Kota Gunungsitoli ada yang sudah memiliki label halal sehingga memudahkan untuk mengikuti standar yang dibuat bahkan untuk masuk ke pasar domestik.

Setelah selesai pelatihan, Pemkot Gunungsitoli berharap agar peserta pelatihan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dengan menciptakan varian baru keripik gamumu yang memiliki nilai ekonomis di pasar lokal maupun global.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Dearah (Dekranasda) Kota Gunungsitoli Tini Lakhomizaro Zebua, berharap para peserta pelatihan dapat menciptakan produk keripik gamumu dengan berbagai varian rasa yang bisa bersaing dengan produk keripik lain.

“Perkembangan teknologi dan iklim perdagangan bebas mengharuskan para pelaku kuliner untuk lebih berinovasi serta lebih jeli melihat varian rasa yang dominan dipasaran dengan kualitas dan harga yang terjangkau,”ungkapnya.

Pelatihan yang dilaksanakan selama 2 hari, 8-9 Desember 2022, diikuti sebanyak 15 peserta. Materi pelatihannya tentang pengertian gamumu (kimpul), teknik pemotongan gamumu, menggoreng, finishing sampai pada pemasaran.

Baca juga:
Kabupaten Kudus Gelar UMKM Expo Guna Dongkrak Pengembangan Ekonomi Kreatif
Pertengahan November Pendaftaran Anggota KPPU 2023-2028 Dibuka

“Instruktur pelatihan berasal dari luar daratan Kepulauan Nias. Telah memiliki sertifikat keahlian dibidagnnya dan telah berpengalaman yaitu Muhdi, S.Ag,” tutup Faridanikmawati Zebua selaku Kabid Perindustrian Dinas Perindustrian dan Koperasi, UKM Kota Gunungsitoli.

Penulis: Zainuddin
Editor: Djali Achmad

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gaji 5 Juta Kini Kena Pajak?

3 Januari 2023 - 07:14 WIB

Gaji 5 Juta Kini Kena Pajak?

Menko Luhut: Penggunaan Sistim Digitalisasi Pelabuhan Indonesia Akan Lebih Efesien dan Hindari Korupsi

28 Desember 2022 - 14:34 WIB

Digitalisasi Pelabuhan

Dukung Pengembangan Electric Vehicle, Menko Airlangga Dorong Investasi Sektor Industri Otomotif

27 Desember 2022 - 15:56 WIB

Menko Airlangga

Kabupaten Kudus Gelar UMKM Expo Guna Dongkrak Pengembangan Ekonomi Kreatif

19 Desember 2022 - 07:10 WIB

UMKM Ecoprint

Citi Bersama Home Credit Dukung Fasilitas Pembiayaan Sosial Senilai 275 Miliar

10 Desember 2022 - 08:15 WIB

Citi Bank Home Credit

Pertengahan November Pendaftaran Anggota KPPU 2023-2028 Dibuka

7 November 2022 - 15:14 WIB

Setneg KPPU
Trending di Ekonomi