Menu

Mode Gelap
Kapan Musim Kemarau 2024? Begini Penjelasan BMKG Kota Semarang Dikepung Banjir Suhartoyo Terpilih Menjadi Ketua Makhamah Konstitusi 2023-2028 Bawaslu: Empat Kabupaten dan Kota di Papua Rawan Tinggi Dalam Pemilu 2024 GBT Siap Gelar Piala Dunia U-17

Pojok · 11 Jun 2022 18:00 WIB ·

Orderan Ojol Sepi, Driver Jayapura Harap Ada Bonus Lagi


 Orderan Ojol Sepi Driver Jayapura Harap Ada Bonus Lagi. (Foto: Enrico/Jurnalpost) Perbesar

Orderan Ojol Sepi Driver Jayapura Harap Ada Bonus Lagi. (Foto: Enrico/Jurnalpost)

JURNALPOST | Jayapura – Meski orderan ojek online sepi, driver ojek online tetap semangat menjalankan orderan. Mereka berharap ada lagi bonus bagi driver di kota Jayapura.

Rata-rata dalam sehari driver ojek online hanya mendapatkan orderan paling sedikit 3 orderan, dan paling banyak sampai 20 orderan.

“Sepi (orderan), sepi,” kata Doni, salah satu driver ojol yang biasanya gacor akunnya, Sabtu (11/6) di Jayapura.

Ketua Komunitas Jayapura Selatan, Junaidi mengatakan, penghilangan bonus di salah satu aplikasi ojek online membuat driver tidak terpacu untuk melampaui target. Terlebih saat ini orderan ojol cenderung sepi.

Pasalnya, jika ada bonus, driver menjadi semangat untuk mencapai target poin tertentu. Sebelumnya, jika mencapai 10 poin driver menerima bonus sebesar 75 ribu rupiah.

“Awalnya ada bonus, kita jadi bersemangat untuk mencapai target poin yang ditetapkan aplikasi,” ujar Junaidi.

Bonus ini, imbuhnya, sangat membantu driver untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Baik bagi dirinya sendiri maupun untuk anak dan istrinya.

“Lebih enak ada bonus. Bonus itu membantu kehidupan driver,” imbuhnya.

Pria yang akrab dipanggil Ijun ini menuturkan, menjadi ojek online di kota Jayapura tidak mudah. Medannya ada jalan mendaki dan menurun, terkadang dipalak orang mabuk, bahkan ada yang dirampok.

Kendala-kendala itu, kata Junaidi, pernah dialami driver di kota Jayapura. Hal ini bisa diatasi dengan adanya komunitas. Apalagi kalau driver mengantar ke tempat rawan, biasanya driver membagi lokasinya di aplikasi whatsapp agar dapat dipantau teman-teman yang lain.

Salah seorang costumer setia ojek online, April, menyayangkan hilangnya bonus bagi driver di salah satu aplikasi. Ia juga berharap pihak aplikator memberi bonus lagi bagi driver ojol di kota Jayapura.

“Gojek kan perusahaan besar, kalau bonus membantu driver bagusnya ada bonus lagi kalau itu membantu driver,” kata wanita yang biasanya disebut Mama Faiz ini.

Keadaan driver Grab kota Jayapura lebih miris lagi. Kerap kali mereka hanya menjalankan 3 orderan sampai 10 orderan dalam sehari. Walau masih ada bonus, sulit bagi driver untuk mencapai 180 berlian atau sekitar 15 orderan, untuk mendapatkan bonus 50 ribu rupiah.

“Mungkin Grab kurang pemasarannya disini,” kata Budi, salah seorang driver ojek online dari Grab.

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 295 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pasca Reformasi Justru Sulit Memajukan Peradaban Negeri!

9 Mei 2023 - 13:46 WIB

Reformasi 1998

Lakukan 5 Hal ini Agar Tak Terkena Doxing

14 September 2022 - 17:02 WIB

Doxing

‘Ngakalin’ Subsidi BBM Lewat Aplikasi MyPertamina dan LinkAja

2 Juli 2022 - 09:21 WIB

BBM Bersubsidi

Penetapan Tarif Ojol, Garda Papua Desak Kemenhub Beri Wewenang Daerah

15 Juni 2022 - 17:00 WIB

Ojek Online

Pasar Entrop Mati Suri, Pedagang Andalkan Jualan Daring

13 Juni 2022 - 21:45 WIB

Pasar Tradisional

Hari Laut Sedunia adalah Tentang Manusia

10 Juni 2022 - 08:00 WIB

Hari Laut Sedunia
Trending di Opini