Menu

Mode Gelap
Kapan Musim Kemarau 2024? Begini Penjelasan BMKG Kota Semarang Dikepung Banjir Suhartoyo Terpilih Menjadi Ketua Makhamah Konstitusi 2023-2028 Bawaslu: Empat Kabupaten dan Kota di Papua Rawan Tinggi Dalam Pemilu 2024 GBT Siap Gelar Piala Dunia U-17

Kemanusiaan · 6 Jul 2022 16:10 WIB ·

Bijak Dalam Berdonasi Guna Kebaikan Bersama


Ilustrasi: Situasi posko kemanusiaan dari Gerakan Pramuka saat peristiwa tsunami Banten pada 2018 silam. (Foto: Djali Achmad) Perbesar

Ilustrasi: Situasi posko kemanusiaan dari Gerakan Pramuka saat peristiwa tsunami Banten pada 2018 silam. (Foto: Djali Achmad)

JURNALPOST, Jakarta – Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index 2021, Indonesia mendapat julukan sebagai negara paling dermawan.

Hal ini senada dengan data donasi online yang dirilis oleh salah satu platform galang dana dan donasi online di Indonesia, bahwa sepanjang tahun 2021 tercatat lebih dari 3 juta donatur berdonasi ke aplikasi yang tersedia.

Partisipasi yang dilakukan oleh banyak orang ini disalurkan untuk 36.000 kegiatan atau program penggalangan dana sosial. Hal itu untuk membantu dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan seperti korban bencana alam, pendidikan, tempat tinggal, hingga program sosial dan kemanusiaan lainnya.

Namun niat baik ini perlu diperhatikan dalam memilih platform dalam menyalurkan donasi baik online, ataupun secara langsung kepada pengelola. Harus diketahui secara benar, tepat dan amanah.

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana mengatakan, adanya indikasi dugaan penyelewengan penggunaan dana yang diterima oleh masyarakat dan para pihak lain.

“Hal ini sudah terendus sejak laporan itu disampaikan oleh Penyedia Jasa Keuangan/PJK kepada PPATK,” ungkap Ivan.

Ada beberapa transaksi, tambah Ivan, yang patut diduga terkait dengan kegiatan yang melanggar peraturan perundang-undangan. Karena itu Ivan menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, karena sangat mungkin sumbangan yang disampaikan dapat disalahgunakan oleh oknum untuk tujuan yang tidak baik.

Beberapa modus lain yang pernah ditemukan PPATK diantaranya penghimpunan sumbangan melalui kotak amal pada kasir toko perbelanjaan. Sedangkan identitas pemilik kotak amal itu kurang jelas dan belum dapat dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya.

Menyumbang dan berbagi memang dianjurkan oleh seluruh ajaran agama. Akan tetapi para donatur hendaknya lebih waspada dalam memilih kemana atau melalui lembaga apa sumbangan itu akan disalurkan.

Beberapa hal yang harus diperhatikan masyarakat jika ingin melakukan donasi baik online maupun secara langsung adalah mengenal lembaga atau komunitas yang melakukan penggalangan dana dan donasi.

Masyarakat dapat melihat kredibilitas lembaga atau komunitas melalui database Kementerian Sosial, apakah telah terdaftar atau tidak, serta siapa saja nama pengelolanya.

Yang kedua, masyarakat juga dapat melihat ketersediaan kanal-kanal informasi dan publikasi dari penggalang dana dan donasi tersebut seperti website, media sosial, dan kanal publikasi lainnya yang resmi serta terverifikasi.

Yang ketiga, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi terkait laporan keuangan serta laporan pertanggungjawaban secara komprehensif oleh penggalang dana dan donasi.

Laporan itu umumnya dapat diakses melalui kanal resmi seperti website ataupun dalam bentuk lainnya yang dapat diakses secara luas oleh publik. Biasanya beberapa laporan yang baik telah mendapat audit dari pihak ahli.

Baca juga:
Wakil Ketua DPR Minta Polri Usut Dugaan ACT Gelapkan Dana Umat
ACT Akui Ambil 13,7 Persen Donasi

Yang keempat, mencoba melakukan kroscek pada salah satu program yang tengah digalangkan dari dana dan donasinya. Yang mungkin program itu ada di sekitar lingkungan kita. Dan jika memungkinkan kita berkunjung pada program tersebut atau dapatkan informasi melalui sumber informasi sekunder yang valid.

Melalui upaya ini masyarakat dapat melakukan pengecekan kebenaran program tersebut, serta dapat menanyakan lebih lanjut perihal program yang tengah digalangkan apakah telah berjalan sesuai atau ditemukan ketidaksesuaian.

Penulis: Gerri Muklis
Editor: Djali Achmad

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kota Semarang Dikepung Banjir

15 Maret 2024 - 13:47 WIB

Warga Kota Semarang mendorong motor yang mogok akibat banjir.

Pesawat Ketiga Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Palestina Tiba di El Arish

7 November 2023 - 14:16 WIB

Bantuan Kemanusiaan

Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Palestina tiba di Mesir

6 November 2023 - 16:57 WIB

Bantuan Kemanusian

Presiden Joko Widodo Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

4 November 2023 - 10:36 WIB

Presiden Joko Widodo

Penegak Hukum Harus Ungkap Fakta Penembakan di Kantor MUI Pusat

3 Mei 2023 - 09:08 WIB

DPR RI

Peran Digitalisasi Dalam Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2023

2 Mei 2023 - 21:39 WIB

DPR RI
Trending di Badan Usaha Negara